Tahun baru semangat baru! Ayo buat komitmen untuk hidup lebih sehat di tahun 2020. Salah satunya dengan memasak sendiri makananmu.

 

Penelitian membuktikan bahwa keluarga yang terbiasa makan masakan di rumah memiliki anak yang lebih sehat dan bahagia1, serta akan membantu membuat umur menjadi lebih panjang.2

 

Dengan anda memasak sendiri berarti anda dapat memastikan kualitas bahan baku yang terbaik, mengurangi pemakaian bahan - bahan seperti : MSG (Mono Sodium Glutamat), gula atau pemanis buatan serta mengurangi konsumsi makanan olahan.

 

Menurut Ben Atkinson (ahli nutrisi yang mengelola Harbourview Medical Center), setidaknya ada 6 manfaat yang dapat anda peroleh dengan memasak sendiri di rumah.3

 

1. Menghemat uang

Makanan buatan sendiri biasanya jauh lebih murah dibandingkan dengan makan di restoran atau membeli makanan olahan. Agar lebih mudah, rencanakan menu makanan untuk beberapa hari ke depan dan buat daftar belanja. Jika masakan Anda berlebih, simpan di lemari es atau freezer, sehingga dapat dipanaskan kembali saat anda tidak punya waktu untuk memasak.

 

2. Menghemat waktu

Pergi ke restoran atau supermarket untuk membeli makanan mungkin menjadi solusi cepat saat Anda tengah terburu-buru. Namun pada kenyataannya jauh lebih cepat apabila anda memasak sesuatu di rumah. Banyak makanan yang dapat diolah dalam waktu kurang dari 30 menit. Jika anda memilih resep yang agak rumit untuk diolah, masaklah dalam jumlah besar dan simpan di lemari es untuk dipanaskan sewaktu – waktu anda ingin makan.

 

3. Lebih sehat

Umumnya, makanan yang dijual di restoran mengandung banyak lemak, garam, dan gula. Jika anda menyiapkan makanan sendiri, anda tentu lebih tahu persis bahan baku dan bumbunya dibandingkan membeli makanan jadi.

 

4. Mencegah alergi makanan

Mempersiapkan makanan sendiri di rumah bisa sangat bermanfaat jika Anda atau anggota keluarga anda memiliki riwayat alergi terhadap makanan tertentu. Anda bisa memilih makanan yang bukan merupakan pemicu alergi bagi Anda atau keluarga anda.

 

5. Mengontrol porsi

Restoran cepat saji biasanya menawarkan makanan dalam porsi yang lebih besar. Masalahnya, ketika makanan tersebut ada di depan mata anda, besar kemungkinannya kalau Anda akan memakannya walaupun melebihi porsi biasa anda. Jika anda makan masakan rumah, Anda dapat mengatur porsi makanan yang disajikan.

 

6. Menyatukan keluarga

Makan bersama di rumah memberi kesempatan untuk saling berinteraksi antar anggota keluarga. Masing-masing dapat bercerita dan berdiskusi dalam suasana yang lebih santai.

 

“Penelitian menunjukkan bahwa sebuah keluarga yang makan bersama akan jauh lebih sehat dibandingkan yang tidak. Makan bersama juga akan membantu mengurangi obesitas, membantu meningkatkan prestasi anak-anak di sekolah, dan membantu mengurangi penyalahgunaan zat – zat berbahaya dalam keluarga,” tutur Ben.

 

Perhatikan kenyamanan dan keamanan

Libatkan anak-anak saat memasak di dapur, misalnya dengan meminta mereka mencuci sayur, membaca resep dengan keras atau mencampur bahan - bahan. Ini adalah cara untuk mengajari mereka tentang kebersihan dan kebiasaan makan sehat.

 

Saat memasak salah satu ‘kecelakaan’ kecil yang dapat terjadi di dapur adalah luka bakar. Jika terjadi luka bakar, cuci daerah yang terkena luka bakar dengan air mengalir selama ±15 menit. Setelah itu, anda bisa mengoleskan salep luka bakar seperti Mebo (salep luka bakar dengan aroma minyak wijen). Mebo dapat membantu meringankan luka bakar ringan. Sediakan selalu Mebo di kotak P3K Anda.

  

Referensi:

  1. http://www.medicaldaily.com/health-benefits-home-cooked-meals-242919
  2. http://journals.cambridge.org/action/displayAbstract;jsessionid=1D4CB02F80E2B5BE8CFE51AA575C0827.journals?aid=9671907&fileId=S1368980014001943
  3. https://wholeu.uw.edu/2015/03/06/homemade-meals/