Luka bakar tidak hanya diakibatkan oleh api, namun bisa juga karena benda lain yang menyebabkan panas tinggi. Mari kita cari tahu sebab dan cara pencegahannya agar tidak membahayakan keluarga.

Ya, api bukanlah penyebab satu-satunya dari luka bakar. Mulai dari air panas, alat elektronik, hingga bahan-bahan kimia yang dipergunakan di rumah, semuanya dapat menyebabkan luka bakar.

Tahukah Anda bahwa korban luka bakar terbanyak adalah anak-anak bahkan balita. Selain itu tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Salah satu cara yang paling penting dalam mencegah luka bakar adalah dengan mewaspadai berbagai penyebabnya. Berikut adalah tipnya:

1. Dapur
  • Anak-anak sebaiknya tidak bermain di dapur.
    Beri pengertian bahwa dapur bukanlah tempat bermain. Ia boleh ke dapur dan membantu jika ada orangtua yang mengawasi. Beri batasan mana saja daerah yang tak boleh ia dekati.
  • Jangan tinggalkan kompor tanpa pengawasan.
    Ketika memasak, kadang ibu melakukan hal lain seperti harus menerima telepon yang membuat perhatiannya teralihkan. Pastikan kompor dalam keadaan padam/’off’
  • Arahkan pegangan panci atau penggorengan menghadap ke dinding agar tidak terjangkau si kecil atau pasang pengaman khusus anak di sekitar kompor.
2. Saklar listrik dan alat elektronik
  • Memasang pengaman pada saklar listrik.
    Jika rumah Anda memiliki saklar atau colokan yang mudah diraih si kecil. Pasanglah pengaman agar ia tidak dapat memasukkan jarinya ke dalam saklar.
  • Buat peraturan penggunaan alat listrik di rumah
    Banyak peralatan rumah tangga berlistrik yang dapat mengakibatkan luka bakar serius, misalnya setrika, pemanggang roti, atau pelurus rambut. Beri pengertian pada anak yang lebih besar bagaimana cara menggunakannya, dan jauhkan dari jangkauan anak yang lebih kecil.
  • Perbaiki perangkat listrik yang rusak untuk menghindari korslet.
    Kabel yang terkelupas, saklar atau alat elektronik yang mengeluarkan percikan api, adalah tanda bahaya yang perlu kita perhatikan. Segera perbaiki sebelum mengakibatkan kecelakaan tersengat listrik dan akhirnya menyebabkan luka bakar.
3. Air atau peralatan yang menghasilkan panas
  • Gunakan pelindung tangan saat memasak.
    Ibu yang beraktivitas di dapur umumnya lebih tahan akan rasa panas. Namun jangan pernah menganggap enteng urusan mengangkat alat masak yang masih panas, selalu gunakan pelindung tangan untuk mencegah terjadinya luka bakar.
  • Dudukkan anak di kursinya sebelum Anda membuat makanan atau minumannya dengan air panas.
    Memangku atau mengendong anak saat membuat makanan atau minuman dengan air panas sangat berbahaya karena anak bisa saja terkena tumpahan air panas yang kita pegang.
  • Cek terlebih dahulu suhu air sebelum mandi.
    Jika di rumah Anda ada pemanas air, lebih baik mengucurkan air dingin terlebih dahulu, disusul dengan penyesuaian air panasnya.
4. Bahan kimia pembersih
  • Menggunakan sarung tangan
    Bahan kimia dapat mengakibatkan luka bakar jika terkena langsung pada kulit, apalagi dalam waktu lama. Selalu gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit Anda.
  • Simpan semua cairan pembersih kimia jauh dari jangkauan anak-anak.
  • Jauhkan bahan kimia dari api.
    Bahan kimia yang ada dalam berbagai cairan pembersih umumnya mudah terbakar. Simpanlah cairan kimia tersebut di lemari yang jauh dari sumber api.
P3K luka bakar di rumah

Untuk melindungi keluarga, buatlah sebuah rencana penanganan luka bakar ringan di rumah yang bisa diikuti siapapun. Hal ini sangat penting karena penanganan yang tepat akan sangat memengaruhi kesembuhan dari luka bakar tersebut. Jangan lupa untuk menyediakan Mebo, salep luka bakar, di kotak P3K di rumah Anda sebagai pertolongan pertama untuk luka bakar ringan. Segera berikan pertolongan medis jika luka bakar yang timbul termasuk parah.

Referensi:
  • https://kidshealth.org/en/parents/safety-burns.html
  • https://familydoctor.org/burns-preventing-burns-in-your-home/
  • https://www.rwjbh.org/saint-barnabas-medical-center/treatment-care/the-burn-center/community-outreach/burn-prevention-and-fire-safety-tips/