Berhati-hatilah dalam memilih perlengkapan pesta. Ketidaktahuan kita dapat berakibat fatal, jika perlengkapan pesta yang kita pilih ternyata mudah terbakar.

 

Menjelang festive seasons atau musim perayaan Natal dan Tahun Baru, banyak keluarga mulai merencanakan kumpul-kumpul seru dengan berbagai kegiatan. Hampir di semua toko buku atau perlengkapan pesta, sudah menyediakan dekorasi untuk pesta Natal dan Tahun Baru, bahkan sejak beberapa bulan sebelumnya.

 

Dalam memilih berbagai perlengkapan pesta yang warna-warni dan menarik tersebut, hendaknya perhatikan juga petunjuk penggunaan serta kandungannya untuk menghindari hal-hal yang membahayakan, seperti kebakaran. Kejelian kita dapat menyelamatkan nyawa seseorang.

 

Benda-benda yang mudah terbakar

Kita pasti ingin pesta yang diadakan berjalan dengan meriah dan dihiasi dengan dekorasi yang menarik dan unik. Namun sebaiknya beberapa benda berikut tidak kita gunakan di dekat sumber api, atau bahkan ada dalam daftar belanja kita:

 

1. Benda-benda berbahan dasar alkohol

Selain minuman beralkohol serta cairan pembersih rumah tangga, make up atau skin care juga masuk ke dalam kategori ini. Misalnya sunscreen spray yang biasanya mengandung etanol, kuteks yang mengandung pelarut isoprophyl alkcohol, aseton, hair spray atau hair moose yang mengandung propelan. Uap dari alkohol saja sudah sangat mudah terbakar.

 

2. Krim kocok (whipped cream), semprotan salju (snow spray), dan semprotan jeli (party silly string)

Benda-benda ini mengandung propelan atau bahan kimia yang mudah terbakar. Jangan pernah menggunakannya di mana ada sumber api, misalnya dekat kompor, lilin ulang tahun, rokok yang menyala, atau perapian.   

 

3. Balon berisi hidrogen atau helium

Hidrogen lebih mudah terbakar dibandingkan Helium. Hidrogen memang lebih murah sehingga banyak yang menggunakannya dibandingkan Helium. Walaupun keberadaan balon di sebuah pesta memang sangat menarik, namun kemungkinan untuk terjadi kebakaran juga cukup besar. Lebih baik balon kita tiup saja sehingga lebih aman.

 

4. Kembang api, mercon, dan lilin

Benda-benda ini merupakan sumber api. Jika penggunaannya tidak disertai dengan kewaspadaan serta supervisi dari orangtua (jika dimainkan oleh anak-anak), maka api dari benda-benda ini dapat dengan mudah menyambar baju, gorden, pita-pita, atau dekorasi lainnya.

 

Perhatikan kemasannya

Sebenarnya, kita dapat mengecek apakah suatu benda bersifat mudah terbakar atau tidak dari kemasannya. Ada beberapa simbol pada kemasan atau wadah yang memudahkan kita untuk mengetahui ‘status bahaya’ dari sebuah benda.

 

1. Mudah meledak (explosive)

 

 


Bahan kimia dengan symbol ini dapat meledak akibat benturan, pemanasan, pukulan, gesekan, atau bereaksi dengan bahan kimia lain. Biasanya ditemukan pada bahan peledak seperti TNT atau amonium nitrat.

 

2. Mudah menguap, atau uap mudah terbakar akibat teroksidasi (oxidizing)

 


 

Bahan kimia di dalamnya dapat bereaksi dengan udara panas, percikan api, atau yang bersifat penghantar panas, contohnya hidrogen peroksida.

 

3. Mudah terbakar (flammable)

 



Terbagi menjadi dua kategori, Extremely Flammable (titik nyala pada suhu 0° Celcius, dan titik didih 35° Celcius), serta Highly Flammable (titik nyala pada suhu 21° Celcius, dan titik didih tak terbatas).

 

4. Beracun (toxic)

 


 

Jauhilah bahan kimia dengan simbol ini karena dapat menyebabkan kematian. Bukan saja akibat kontak dengan mulut, namun juga melalui pernapasan atau kontak kulit. Contohnya bahan kimia arsen triklorida dan merkuri klorida.

 

5. Bahaya iritasi (harmful irritant)

 



Mengandung bahan yang dapat mengiritasi sel-sel tubuh. Dibagi menjadi dua kategori, Xn yang mengiritasi penafasan, mulut, atau kontak kulit. Sedangkan Xi menyebabkan risiko inflamasi (peradangan) jika kontak langsung dengan kulit dan selaput lendir.

 

6. Menyebabkan karat (corrosive)

 


 

Bahan yang dapat merusak jaringan sel hidup, dengan tingkat keasaman (pH) <2 atau >11,5. Contohnya, belerang oksidan dan klor. Jangan menghirup uapnya, atau melakukan kontak langsung dengan mata atau kulit.

 

7. Berbahaya bagi lingkungan (dangerous for the environment)

 


 

Membuang bahan ini langsung ke alam akan mencemari tanah, udara, maupun air serta mikroorganisme di dalamnya (merusak ekosistem), contohnya bensin.

 

Sedia payung sebelum hujan

Selain mempersiapkan perlengkapan pesta, sebaiknya kita juga selalu siap dengan menyediakan peralatan anti kebakaran di rumah, misalnya Apar atau alat pemadam kebakaran ringan (portable). Begitu juga dengan kotak P3K lengkap berisi perlengkapan kegawatdaruratan jika terjadi kecelakaan di rumah.

 

Jangan lupa sediakan juga Mebo dalam kotak P3K Anda. Mebo merupakan salep luka bakar dengan aroma minyak wijen, mengandung bahan alami tanpa antibiotik kimia (Konfirmasi regulatori untuk kata “tanpa antibiotik kimia”)yang dapat menyembuhkan dan meminimalisir untuk luka bakar ringan.

                 

Referensi:

·       https://www.klopmart.com/article/detail/waspadai-bahaya-kebakaran-pesta-tahun-baru

·       https://id.theasianparent.com/balon-meledak

·       https://www.tribunnews.com/lifestyle/2018/01/19/dua-gadis-ini-terbakar-usai-disemprot-snow-spray-di-ulang-tahunnya

·       https://www.synergysolusi.com/7-simbol-bahan-kimia-berbahaya.html

·       http://mebo.combiphar.com/tentang-mebo-1